Ketika doa orang lain turut mengabulkan doa kita

Di sebuah pantai tak berpenghuni, terdampar dua orang laki-laki, si A dan si B. Setelah beberapa hari, beberapa bulan..belum satupun kapal atau pertolongan yang datang menolong mereka. Si A dan si B terus berdoa. Doa si A selalu terkabul.
Suatu saat, si A berdoa kepada Tuhan, dia ingin sekali menikah, apa yang terjadi? doa si A terkabul, dia bertemu dengan wanita yang juga terdampar disana,dan akhirnya menikah. Kemudian si A berdoa lagi, dia ingin sekali kembali ke asalnya, ingin sekali ada kapal yang menolongnya. Dan apa yang terjadi? Datang kapal yang menolong si A, si B pun ikut gembira. Namun ketika si B akan menaiki kapal, si A melarangnya.
“Hendak apa kau B?” kata A dengan marah..
“Aku juga ingin naik ke kapal ini, ingin pulang ke daerah asalku juga”, jawab B
“Enak saja kau ini, kapal ini datang karena doaku dikabulkan,,sedangkan kau, berdoa terus, tetapi tak pernah terkabul..sepertinya kau telah dikutuk Tuhan, makanya doa-doamu tak pernah terkabul..kau tak boleh ikut di kapal ini!”, kata A dengan nada sombong.
Akhirnya berangkatlah A, dan tinggallah B di pualu tersebut.
Sesampainya di tengah laut, kapal yang membawa A terguling, dan akhirnya tenggelam.
A bertanya pada Tuhan..”Ya Tuhan, kenapa kapal ini Kau tenggelamkan..aku ingin sekali pulang ke tempat asalku”
Tuhan bertanya, “Kenapa kau tinggalkan B di pulau itu?”
A pun menjawab, “Buat apa aku membawanya ikut bersamaku, dia orang yang Kau kutuk, doa-doanya tak pernah Kau kabulkan”.
Tuhan bertanya lagi, “bagaimana kau bisa tahu kalau doa-doa si B tidak terkabul? apakah kau tahu apa yang didoakan B?”
Si A menjawab lagi, “Tidak”
Tuhan kemudian menjelaskan “Saat B memanjatkan doa padaku, dia mendoakan agar apa yang kau minta dariku dikabulkan, jadi jika doa-doamu terkabul, itu karena B mendoakannya. Sekarang kutenggelamkan kapalmu, agar kau tahu bagaimana aku membenci orang sombong.”
Akhirnya, A pun tidak jadi kembali ke tempat asalnya, dan terdampar lagi di pulau yang sama.

Dari cerita diatas, dapat diambil sebuah pesan, bahwa ketika doa kita terkabul, sedangkan doa orang lain tidak, jangan lah kita merasa sombong, karena mungkin saja dibalik terkabulnya doa kita, ada doa dari orang lain untuk kita yang membuat doa itu terkabul.

Semoga bermanfaat 🙂

-Maestro SEFT-

Advertisements

One thought on “Ketika doa orang lain turut mengabulkan doa kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s