When we StreSs

Hari itu..tepatnya beberapa hari menjelang tahun baru, rasanya stresssss tingkat tinggi.
Solusinya apa yaaa…hmm…jalan-jalan! 😀
Sore itu, pulang dari kantor bareng ma inen ‘si Miss Rempong’ (temen kantor) langsung meluncur ke Pejaten Village (PenVill), mall di daerah Jakarta Selatan. Sampe sana, mata kita berbinar binar..alesannya, karena banyak diskonan akhir tahun..hehe..lumayaaann..
Kesempatan menyalurkan hasrat belanja, tapi tetap dengan berpegang pada prinsip ‘dapet belanjaan sebanyak banyaknya dengan dana sesedikit sedikitnya’..hehe.. Jadilah kita muter-muter di tempat belanjaa, pilih-pilih..coba coba..hehe..senangnyaa.. 😀
Akhirnya, prinsip ‘dapet belanjaan sebanyak banyaknya dengan dana sesedikit sedikitnya’ terlaksana..hehe
Dari sore mpe malem bener-bener ga kerasa, menjelang jam 8, siap2 mo pulang. Tapi ga lupa beli oleh-oleh makanan buat orang rumah. Akhirnya mutusin buat beli donat J C*. Sampe disana, yoghurt-nya ko menggoda yaa..hehe..jadi de kita beli.. 😀
Nyam..nyam..nyamm…sambil istirahat, capek muter-muter, duduk de sambil menyantap yoghurt..segerrr…

belanjaa belanjaaa...yoghurt yoghuuurrrtt...

Ngomong-ngomong soal yoghurt, ternyata banyak cerita dibalik yoghurt..mo tw?

Check This Out!

Konon, yogurt ditemukan 10.000 tahun 5M di Timur Tengah. Seorang penduduk tanpa sengaja menyimpan susu yang baru diperah ke dalam kantung kulit Suhu udara padang pasir yang panas, ditambah ternpat penyimpanan yang kurang higienis, merupakan area ideal bagi bakteri untuk tumbuh alami. Akhirnya, terbentuklah susu asam, tetapi tidak basi.
Minuman berasa unik ini akhirnya malah disukai dan menyebar hingga ke Eropa Barat, Dari sanalah mulai timbul ’kecurigaan’ bahwa selain rasanya yang enak, yogurt juga berefek positif bagi kesehatan. Bahkan, orang Prancis menyebut yogurt ’the milk of eternal life.’

Manfaat yoghurt :
1. “Membersihkan” usus
Bakteri asam laktat yang terdapat dalam yoghurt di usus besar mampu menyerap zat mutagenik dari makanan, sehingga secara tak langsung dapat “membersihkan” usus. Dengan minum atau makan yoghurt secara teratur akan membantu mencegah kanker usus. Apalagi yoghurt juga menghasilkan zat-zat yang diperlukan oleh hati sehingga berguna untuk pencegahan penyakit kanker. Selain itu, bakteri Lactobacillus Bulgaricus juga memiliki efek antitumor dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap tumor.
2. Sebagai antibiotik
Ada zat bermanfaat yang dihasilkan oleh bakteri Lactobacillus Bulgaricus, disebut bulgarikan. Zat ini berfungsi sebagai antibiotik spesifik yang hanya membersihkan mikroorganisme yang merugikan saja. Bakteri “jahat” yang dihambat antara lain Staphylococcus aureus, Shigella dysentriae (penyebab disentri), Salmonella typhii (penyebab tipus), Clostridium botulinum (penyebab botulinum, yaitu keracunan makanan kaleng), juga mencegah sembelit. Umumnya sehabis menjalani pengobatan dengan antibiotik, dokter menganjurkan pasien minum yoghurt. Tujuannya untuk memulihkan keseimbangan mikroflora usus.
3. Menurunkan kolesterol
Yoghurt terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena di dalamnya terkandung zat antikolesterol yang mampu menghambat kerja enzim pembentuk kolesterol. Ditambah lagi kolesterol yang terbentuk juga diserap oleh pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus dan bakteri Bifidobakterium bifidum. Penyerapan ini terjadi di usus kecil dan membantu mengurangi kolesterol dalam darah.
4. Masker
Sejak berabad silam wanita Persia menggunakan yoghurt untuk masker yang bermanfaat mengurangi dan menghilangkan keriput. Sampai saat ini pun manfaat ini masih bisa dirasakan. Caranya: sediakan 1/2 gelas yoghurt tawar dan 5 tetes air jeruk lemon. Campur kedua bahan tersebut, lalu oleskan pada wajah, biarkan selama beberapa saat sampai masker mengering dan kulit terasa kencang. Setelah itu bersihkan wajah dengan air dingin, lalu keringkan dengan handuk bersih. Masker yoghurt juga dipercaya menghilangkan noda hitam di wajah.
5. Nutrisi untuk diet
Kandungan gizi yoghurt sangat tinggi bahkan lebih tinggi dibandingkan susu segar. Dalam yoghurt terkandung kalori, protein, karbohidrat, kalsium dan potasium lebih tinggi dibandingkan susu segar, tapi kan-dungan lemaknya lebih rendah, sehingga cocok bagi mereka yang sedang menjalankan program diet rendah kalori.
(source : sini)

Satu lagi manfaat yoghurt…
Tidak hanya membantu melancarkan pencernaan, yoghurt juga bisa meningkatkan kandungan serotonin dalam otak yang bisa menurunkan tingkat stress, dan juga membuat Anda merasa tenang.

Oo..jadi yoghurt bisa ngilangin stress…benerlah kalo gitu kmaren saya ma inen makan yoghurt sebelum pulang jalan2..hehe..

segeeerrrrr

P.S. Jalan-jalan & makan yoghurt bisa menghilangkan stress 😀

Advertisements

One thought on “When we StreSs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s